Kedua mata indah itu menatap Olivia ragu. "Bagaimana kalau kau pergi?" Suaranya yang agak serak terdengar lemah.Sebenarnya Olivia punya pikiran untuk kabur dari ruangan itu. Tapi setelah diperhatikan lagi, pria itu terlihat terlalu lemah saat ini untuk melakukan sesuatu yang buruk padanya.Karena itu, Olivia pun membatalkan niatnya."Aku tidak akan pergi." ulang Olivia sekali lagi. "Jadi, lepaskan aku sekarang juga."Aaron percaya pada ucapan Olivia. Akhirnya ia melepaskan tubuh Olivia yang sejak tadi dirangkulnya sangat erat.Setelah tangan besar dan kuat itu melepaskannya, akhirnya Olivia dapat bernafas lagi. Butuh waktu beberapa saat untuknya mengatur nafas kembali.Entah karena pelukan Aaron yang terlalu kencang, atau karena detak jantungnya yang kian cepat karena dirinya secara tidak sengaja bersentuhan dengan Aaron. Yang jelas nafasnya begitu tak karuan.Belakangan ini banyak perasaan aneh yang dirasakannya, membuat Olivia bingung. Perasaannya sangat aneh, seolah ia tidak menge
Read more