Bab 200: CalaminiDua sosok mungil baru saja melangkah keluar dari balik tembok istanaNox mengepakkan sayap hitam kecilnya berulang kali di udara, lalu menatap tubuhnya sendiri dengan mata berbinar-binar."Aku masih bisa terbang!" serunya kegirangan dengan suara melengking mungil. "Kukira aku jadi hamster!"Sementara itu, tepat di bawahnya...Leviathan sedang melangkahkan kaki pendeknya dengan sangat lambat di atas permukaan batu benteng.Satu langkah...Dua langkah...Leviathan menghentikan langkahnya, lalu menunduk menatap keempat kaki birunya yang bantet."...Kenapa jalanku lama sekali?" gumam sang Calamity of the Sea itu dengan tatapan polos. "...Aku benar-benar lupa kalau aku sekarang kura-kura."Nox melayang menatapnya dari atas sambil menggeleng-gelengkan kepala."...Kau memang kura-kura, Levi."Keduanya pun mulai bergerak menyusup lebih dalam ke dalam kawasan kompleks istana.Nox melayang santai di antara bayangan atap koridor utama. Tubuh kecilnya yang seukuran
Read more