Bab 267: TantrumRaka merasakan tekanan kegelapan Aldhelm yang berlipat ganda. Tapi Raka justru tersenyum tipis.Dia melangkah keluar dari bayangan pilar yang tersisa. Berdiri santai. Tangan di pinggang."Oow..."Aldhelm menoleh. Mata hitam sepenuhnya menatap Raka."Ada yang tantrum nih."Hening.Kegelapan di sekeliling Aldhelm BERDENYUT. Seperti jantung raksasa yang marah."...Apa katamu?""Tantrum," Raka mengulangi. Datar. Seperti menjelaskan sesuatu yang sudah biasa. "Teriak-teriak. Hancurin barang. Marah karena tidak dapat yang diinginkan. Aku urus tujuh anak setiap hari, Aldhelm. Aku TAHU tantrum kalau aku melihatnya."Aldhelm melangkah maju. Lantai retak di bawah kakinya."Siapa..." suaranya rendah, berbahaya, "...yang kau bilang TANTRUM... BOCAH?""Kau." Raka menunjuk. "Persis seperti anak yang mainannya direbut."Kegelapan MELEDAK.Tangan raksasa dari aura hitam menghantam posisi Raka — tapi Raka sudah masuk kembali ke Shadow Dimension. Bayangan Aldhelm sendiri menelannya.BR
Read more