Aku berdiri di depan pintu ruangan Bu Mala.Setelah menarik napas pelan, aku mengetuk pintu.Tok.Tok.Tok."Masuk ..."Suara Bu Mala terdengar dari dalam.Aku segera membuka pintu lalu melangkah masuk dengan sopan dan berusaha tenang, meski sebenarnya ada sedikit rasa gugup."Pagi, Bu.""Pagi, Vino."Bu Mala tersenyum tipis sambil menunjuk kursi di depannya."Silahkan duduk dulu.""Baik, Bu. Terima kasih," ujarku tersenyum.Aku langsung duduk dengan posisi yang rapi. Entah kenapa setiap berada di hadapan direktur utama, aku selalu merasa sedikit gugup. Bu Mala membuka sebuah map di atas mejanya."Saya sudah menerima laporan pekerjaan di gudang belakang."Aku langsung memperhatikan."Kerja kamu dan Andin cukup bagus," ujarnya tersenyum.Aku pun tersenyum lega."Terima kasih, Bu.""Kalian bisa menyelesaikannya sesuai target."Aku mengangguk pelan."Kami hanya menjalankan tugas, Bu."Meski berusaha terlihat tenang, dalam hati aku berharap pembicaraan berikutnya tentang bonus.Saat ini
Baca selengkapnya