Aku sempat bengong beberapa detik setelah melihat penampilan Andin. Entah kenapa, dia terlihat berbeda dari biasanya. Apa mungkin karena suasananya hanya kami berdua, atau mungkin karena pakaian santainya yang terlalu menggoda untuk ukuran lelaki normal sepertiku."Kak Vino?" panggil Andin lagi sambil menahan senyum kecil."Hah? Eh iya," jawabku cepat, sedikit salah tingkah."Kenapa bengong sih? Masuk dulu, Kak."Aku langsung mengangguk pelan lalu melangkah masuk mengikuti Andin dari belakang. Namun sialnya, semakin masuk ke dalam kontrakan kecil ini, pikiranku malah mulai gak karuan sendiri.Tatapanku beberapa kali jatuh ke tubuh Andin dari belakang. Kaos ketat abu-abunya benar-benar membentuk lekuk tubuhnya dengan jelas. Ditambah celana pendek hitam yang dipakainya membuat paha putih mulusnya terekspos tanpa ampun.Glek!Aku refleks menelan ludah pelan.‘Astaga … fokus Vin, fokus,’ gumamku dalam hati.Godaan begitu jelas terpampang. Tapi aku sadar tujuan datang ke sini cuma buat mem
Terakhir Diperbarui : 2026-05-26 Baca selengkapnya