"Kalau memang ini berhubungan dengan Emma, kami janji akan minta maaf." Riko berjalan memutari mereka. Sebagai orang kepercayaan Raka, dia tentunya tidak mau ada kesalahan sekecil apa pun. "Tolong, Kak Riko. Kami nggak bakal ganggu Emma lagi," timpal Naomi sambil melap darah yang mengalir di keningnya. Wajah gadis itu sudah hampir tak bisa dikenali lagi. “Ya, izinkan kami meminta maaf pada Kak Raka,” bisik Olivia sambil meratap. Riko tertawa kecil. “Terlambat. Kak Raka bilang, kalian harus ingat ini seumur hidup.» "Iya, Kak Riko. Sumpah deh, kami akan minta maaf," ucap Alicia ikut merayu. Riko tertawa pendek. "Kalian bilang gitu sekarang, tapi waktu ngerjain orang lain, apa kalian berpikir seperti sekarang ini?" Tak ada yang menjawab. Gudang itu mendadak hening. Suara isakan mereka seperti tertahan di dada. "Mulai hari ini," lanjut Riko, "jauhi siapa pun orang-orang yang berhubungan dengan Kak Raka. Understand?!? "Janji! Kami bakal jauhin dia!" "Kalau sampai gue dengar nam
Last Updated : 2026-06-02 Read more