"Baik, Emma. Silakan," ucap Bu Rina. Dia belum terlalu mengenal Emma karena statusnya sebagai mahasiswa baru. Namun, gosip telah beredar kalau gadis itu cerdas dan memiliki daya pikir yang luar biasa.Emma menatap lurus ke depan. Rasa ngantuknya hilang seketika.“Kalau menurut saya, Offred justru contoh manusia yang retak. Dia nggak sepenuhnya baik atau jahat. Kadang dia nurut demi bertahan hidup, kadang dia membenci dirinya sendiri karena nurut. Itu yang bikin dia terasa nyata. Bukan tokoh yang sempurna, tapi manusia yang sedang sekarat pelan-pelan.”Raka menoleh ke arah Emma, matanya berbinar sesaat saat Emma mulai aktif. Dia menyambung ucapan gadis itu.“Tapi justru karena dia retak, dia jadi kuat, bukan? Kalau dia langsung memberontak habis-habisan, ceritanya bakal selesai di bab lima. Perlawanannya yang pelan dan licik justru lebih menyeramkan buat sistem Gilead.”Emma menoleh sedikit ke samping, tatapan mereka bertemu sebentar. Namun, Emma lebih dahulu menghindar. Dia tidak mau
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-22 อ่านเพิ่มเติม