Saat Denia dengan sabar menjelaskan kepada menantunya cara merawat tanaman hiasnya yang terdiri dari mawar, anggrek, hingga melati yang sedang mekar, Ghea mengambil alih selang air dan ikut menyiram beberapa pot bunga. Halaman depan itu memang tidak terlalu luas, tapi penuh tanaman dapur. Ada cabai merah yang berbuah lebat, tomat ranum, terong, kangkung hidroponik, sampai kemangi yang rimbun.Semuanya tumbuh subur dan segar-segar. “Menyiram tanaman ternyata menyenangkan ya, Bu,” ujar Ghea sambil mengarahkan kucuran airnya ke pangkal pohon cabai. Denia tersenyum. “Memang, Nak Ghea. Merawat tanaman itu bisa jadi terapi. Kalau kita telaten mengurusnya dari kecil, pas panen rasanya puas sekali walau Cuma dapat cabai beberapa biji.”Melihat jajaran pot yang tertata rapi, sebuah pemikiran melintas di kepala Ghea. Selama ini dia tinggal di penthouse mewah yang modern, namun yang dia sayangkan, di sana minim area hijau. Sehingga dia tak bisa melakukan apa-apa. Oleh karenanyalah, d
Terakhir Diperbarui : 2026-08-08 Baca selengkapnya