Bab 211Suara tangis yang tadi memenuhi kamar rumah sakit akhirnya perlahan mereda, menyisakan keheningan yang menenangkan. Ziyi, yang tenaganya telah terkuras habis oleh luapan emosinya, kini tertidur lelap di kamar tamu kediaman keluarga Ashford setelah Camelia berhasil menenangkannya.Langkah kaki Camelia terdengar pelan saat ia kembali ke kamar utama. Di sana, ia mendapati Calvin berdiri diam di dekat jendela, menatap kosong ke arah gelapnya malam.Camelia menghampiri suaminya, lalu perlahan melingkarkan kedua lengannya di pinggang Calvin dari belakang."Ada apa, Sayang?" tanya Camelia lembut sambil menyandarkan pipinya di punggung bidang Calvin. "Sejak kamu masuk dari halaman tadi, wajahmu kelihatan murung sekali."Calvin sedikit tersentak sebelum perlahan membalikkan tubuhnya menghadap sang istri. Pria itu memaksakan seulas senyum tipis di bibirnya, meski kesuraman di matanya tak mampu disembunyikan. Ia meraih kedua tangan kecil Camelia dan menggenggamnya erat, seolah takut kehi
Read more