Bab 221Semilir angin laut membelai kulit mereka dengan lembut, membawa aroma asin yang begitu akrab sekaligus rasa kebebasan yang telah lama tak mereka rasakan. Seminggu setelah seluruh urusan dokumen yang rumit dan drama keluarga Collyn akhirnya mereda, Kuta, Bali, menjadi saksi bisu kembalinya tawa yang pernah menghilang. Tanpa membawa Aurora dan Daven, perjalanan ini murni merupakan bulan madu yang telah lama tertunda bagi Calvin dan Camelia.Di bawah langit sore yang mulai berpendar keemasan, Camelia berjalan riang menyusuri hamparan pasir putih. Ia mengenakan gaun pantai berwarna krem tanpa lengan yang berkibar lembut tertiup angin, membuatnya tampak seperti turis asing paling memikat di sepanjang pantai Kuta sore itu.Sret.Sebuah mantel katun yang cukup tebal tiba-tiba disampirkan di bahu mulus Camelia dari belakang, menutupi tubuhnya dari pandangan beberapa pria yang sejak tadi melirik ke arahnya.Terkejut, Camelia berbalik denga
Ler mais