"Maafkan saya tuan, saya tidak sengaja," ucap Meysa pada Adrian.Adrian mendongakan kepalanya menatap istri kecilnya yang berdiri tak jauh dari dirinya, wajah Meysa menunjukkan kekhawatiran dan ketegangan membuatnya sedikit khawatir. Dia jelas tahu bahwa ini murni disengaja oleh Nora, kakaknya dan bukan kesalahan dari istrinya."Tidak masalah, bantu saya merapikan ini."Meysa mengangguk, setelah lantai selesai dibersihkan dia kembali membantu Adrian unutk mengumpulkan berkas yang sudah tidak bisa di pakai lagi. Sekilas mata Meysa tak salah melihat beberapa tulisan tentang kepemilikan perusahaan Lysander, dia pun membelakan matanya saat mengetahui bahwa berkas itu amat penting."Kenapa tuan Adrian tidak marah? Padahal berkas ini pasti sangat penting," batin Meysa."Sudah hampir jam makan siang, sebaiknya kamu urus Oma saja. Biar sisanya saya yang menyelesaikan."Meysa menoleh. "Boleh, tuan?"Adrian menaikkan sebelah alisnya. "Kenapa bertanya seperti itu?"Meysa mengerjapkan matanya kem
Last Updated : 2026-05-12 Read more