Keluar dari dalam kamar mandi, tubuh Mike sudah bersih. Dia melihat Yuvrelina masih tinggal di ranjang karena kelelahan akibat ulahnya barusan. Mike tersenyum puas lalu berjalan mendekatinya. Dia membungkuk di tepi ranjang seraya mengulurkan tangannya untuk mengusap lembut area intim milik Yuvrelina.“Ummh, Mikeee, ampuni aku, awh, akh,” rengek Yuvrelina. Rasanya seluruh tubuhnya remuk dan dia hanya bisa mengusap lembut lengan Mike yang kini sibuk memainkan area intimnya di bawah sana. Yuvrelina menatap kedua mata Mike. Sinar matanya begitu tajam dan mengintimidasi.“Aku suka sekali yang ini, Yuvre ....” akunya jujur sambil mengukir senyum, Mike membungkuk sambil memeluk kedua paha mulus Yuvrelina. Dikecupnya area intim milik Yuvrelina dan dihisapnya kembali dengan penuh gairah.“Ouuukhhh, Mike, ssshhh, aahhh, ka-kamu harus ke perkebunan, oukhh, sshhh, Mike, ahh, ummh,” Yuvrelina mengangkat kepalanya. Dia menatap bibir Mike begitu menikmati area intimnya di bawah sana.
Baca selengkapnya