MasukYuvrelina baru saja tiba di dalam ruangan, beberapa pria langsung pergi menghampiri dirinya. Hal itu membuatnya agak terkejut, Yuvrelina masih belum terlalu pandai beradaptasi dengan suasana di sekitarnya.
Geo menatap sosok jelita yang kini sedang dikerubungi beberapa orang pria.“Aku tidak yakin Mike tidak akan muncul dalam pertemuan ini,” gumam Geo seraya meneguk anggur dari dalam gelas di genggaman tangannya.“Barbie, kamu semakin cantik saja,” seru salah satu pria pebisnis yan“Ini adalah keputusan Tuan Mike, kami di sini hanya menjalankan tugas,” ujar pengacara tersebut pada Barbie. “Aku tidak akan pernah mau menandatanganinya! Kalian sudah gila! Aku ingin bertemu dengan Mike! Aku ingin mendengar semuanya langsung dari mulut Mike!” ujar Barbie dengan penuh amarah. Barbie berkacak pinggang sambil mengusap wajahnya beberapa kali di hadapan pengacara dan asisten Mike. “Tuan tidak akan menemui Anda lagi, maafkan kami. Kami di sini tidak memiliki wewenang untuk mengajukan protes sama sekali. Semua keputusan ini sudah mutlak dan harus disetujui oleh Anda,” ujar asisten Mike pada Barbie. Barbie terduduk lesu di lantai, tak lama setelah itu orang dari kediaman Mike datang dan membawa semua barang-barang milik Barbie. Barbie menatap koper yang kini dibawa oleh beberapa orang. “Kami akan mengantarkan Nyonya pulang ke kediaman Bibi Tuan Mike,” ujar salah seorang dari mereka. Barbie menggelengkan kepalanya. “Tidak mu
“Kamu lakukan saja semua jadwalmu seperti biasa, aku tutup dulu teleponnya,” pamit Geo pada Barbie. “Ya, hati-hati, Gee,” pesan Barbie pada Geo. Geo masih di dalam toko, dan tak lama setelah itu dia segera mengurus pisau yang masih tergeletak di lantai. Geo mencari wadah plastik lalu membungkus benda itu dan menyembunyikannya di balik jas yang dia kenakan. Selama orang-orang yang dia perintahkan untuk datang belum tiba di sana, Geo mencari peralatan dari ruang belakang untuk membersihkan darah di sana. Sekitar dua puluh menit kemudian Nyonya Kean tiba, dia masuk ke dalam toko dan melihat beberapa orang sedang membersihkan lantai toko. “Tuan Ge?” tegurnya pada Geo. “Maaf Madam, aku membuat lantai kotor, jadi aku meminta pekerjaanku untuk membersihkannya,” ujar Geo dengan sopan. “Yuvre, apa kamu sudah bertemu dengannya? Seharusnya kamu mengatakan yang sebenarnya bahwa kamulah yang sudah membiayai semuanya selama ini, kamu sud
Mike turun dari dalam mobilnya, tentunya dia tidak mau kalau Geo Worland mendahului dirinya masuk ke dalam. Pikirnya Geo bersedia mengalah, tak lama setelah itu Geo pun juga turun dari dalam mobilnya bahkan dia mendorong Mike menjauh dari pintu, akhirnya dua pria itu saling dorong satu sama lain.“Minggir kamu!” bentak Mike pada Geo.“Kamu yang minggir sialan!” timpal Geo pada Mike.“Akh, sialan kau,” pekik Geo karena kening Geo sampai terbentur pintu kaca toko Nyonya Kean akibat saling dorong. Geo mendadak mengangkat lengan kanannya untuk menghentikan Mike agar mereka tidak saling dorong. Mike pun berhenti dia ikut mencermati apa yang Geo lihat di lantai.“Tunggu, coba lihat? Apa ini .... darah?” ujar Geo sambil membelalakkan kedua matanya ketika melihat bekas jejak sepatu Barbie, ada darah pada bawah sol sepatu milik Barbie dan darah dari sol sepatu Barbie melekat di lantai.Mike melotot dia segera mengulurkan tangannya untuk menyentuhnya lalu menciumnya dan te
Pada keesokan harinya ....Semalaman Barbie sudah memikirkannya, rencananya pagi ini yang pertama adalah menemui Yuvrelina di toko milik Nyonya Kean. Barbie segera membersihkan tubuhnya lalu bersiap-siap. Ketika sedang berdandan di depan cermin, Mike Miland masuk ke dalam kamar. Mike sendiri juga hendak bersiap, Mike juga ingin melihat keadaan Yuvrelina pagi ini.Barbie masih sengaja menyembunyikan semua yang dia ketahui dari Mike tentang keberadaan Yuvrelina, Barbie tahu Mike akan mencari tahu tentang itu dan Barbie tidak ingin ketahuan. Barbie menyunggingkan senyuman ketika Mike melintas di belakang punggungnya. Mike sempat menangkap senyuman pada bibir Barbie. Langkah kaki Mike mendadak terhenti, Mike langsung menghampiri Barbie dan menyentuh kedua bahunya dari belakang punggungnya.“Kamu menyembunyikan sesuatu dariku? Apa rencanamu kali ini? Jangan bilang kamu berencana kabur dari sisiku lagi karena lebih menikmati priamu itu!”“Hahahaha, apa katamu?” tanya Barbi
Geo berhasil mendahului Barbie untuk menemukan keberadaan Yuvrelina di toko Nyonya Kean. Mobil Geo sengaja diparkir di sisi samping jalan untuk mempermudah dirinya menyaksikan Barbie. Tidak lama mobil Barbie tiba di depan toko, Geo dengan cepat keluar dari dalam mobilnya dan berjalan dengan langkah lebar menuju ke arah mobil Barbie. Tepat ketika Barbie keluar dari dalam mobil, Geo segera menyeretnya menuju ke sisi mobil lain untuk memaksanya masuk kembali ke dalam mobil lalu Geo menggantikannya duduk di belakang kemudi.“Ge, kau! Berani-beraninya! Lepaskan aku! Aku akan membuatmu menyesal karena sudah menghalangiku! Wanita rendahan itu harus aku beri pelajaran! Dia sudah mempermalukanku di depan semua orang!” teriak Barbie pada Geo Worland.Geo mengabaikan teriakan Barbie dan terus melajukan mobilnya. Geo meninggalkan mobilnya sendiri di dekat toko.“Kenapa kamu tidak bicara! Buka mulutmu! Tunjukkan alasanmu padaku kenapa kamu melindunginyaaa!” teriaknya dengan tidak sab
“Sialan! Suasana di rumah begitu membosankan! Aku bosan sekali, Mike menghabiskan waktunya sendiri. Perkebunan dan perkebunan! Haruskah aku kabur lagi? Aku tidak tahan tinggal di rumah kalau begini terus!” omel Barbie sambil berjalan masuk ke rumah. Selang dua jam kemudian, Barbie kembali keluar dengan baju lain. Di halaman luar, Barbie berpapasan dengan Mike. Mike melepaskan topi bulat dari atas kepalanya, menatap Barbie dengan kening mengernyit. “Kamu ingin keluar rumah? Bukannya kamu baru pulang?” tanyanya pada Barbie. “Ya, keadaan di dalam rumah ini membuatku bosan! Kamu hanya peduli dengan perkebunan. Kamu hanya peduli dengan uang dibandingkan denganku! Kamu sama sekali tidak berubah!” omel Barbie. “Jer, siapkan mobilnya!” perintah Barbie pada Jermy, supir yang selalu mengantarkannya bepergian selama ini. Mike hanya menatap penampilan Barbie, melihat gaun yang dikenakan Barbie saat ini sepertinya Barbie akan mendatangi sebuah pesta. Entah
Keesokan harinya, Yuvrelina dengan tubuh polos tertidur pulas dalam dekapan lengan Mike. Yuvrelina beringsut bangun. Dia tidak tahu kenapa bisa tinggal di sisi Mike Miland sementara yang dia ingat terakhir kali dia berada di dalam sebuah klub.Samar-samar Yuvrelina mulai mengingat apa yang te
Selesai memberikan kecupan pada bibir Mike, Yuvrelina berlalu masuk ke dalam kamar mandi.“Jangan bercanda, aku serius!” keluh Mike padanya.Yuvrelina sudah melepaskan seluruh bajunya dan dia mendengar keluhan Mike tentangnya. “Memangnya seperti apa pasangan suami-istri itu, menurutmu? Sa
Mike benar-benar tidak mengira bahwa Yuvrelina akan benar-benar menggunakan posisinya untuk menggantikan Barbie di sisinya. Mike sendiri lupa, dia yang memberikan keputusan tentang itu. Mike tidak bisa protes lagi, dia hanya mengusap wajahnya sendiri dengan gelisah. Dan itu tidak berlangsung lama l
Barbie memiliki rencana, dia bersumpah tidak akan pernah membiarkan Mike Miland hidup bahagia bersama wanita pengganti dirinya. Barbie pikir ketika dia mendapatkan kebebasan dan terlepas dari Mike maka suatu hari saat dia bosan dengan rutinitasnya yang hanya bermalas-malasan seperti sekarang maka d







