ログインKeesokan harinya, Yuvrelina dengan tubuh polos tertidur pulas dalam dekapan lengan Mike. Yuvrelina beringsut bangun. Dia tidak tahu kenapa bisa tinggal di sisi Mike Miland sementara yang dia ingat terakhir kali dia berada di dalam sebuah klub.
Samar-samar Yuvrelina mulai mengingat apa yang terjadi semalam. Dia muntah pada baju Mike, berikutnya Mike membawanya pulang ke rumah. Dan di dalam kamar, Mike melepaskan bajunya lalu membawa Yuvrelina ke dalam kamar mandi untuk mengguyur tubuh mereDua jam lamanya Geo duduk di kursi meja bar untuk menunggu kabar dari Mike Miland, dia tahu tidak akan mudah baginya mendapatkan kabar itu. Geo tahu bagaimana Mike membenci dirinya, mereka memang akur saat terakhir kali tapi sebenarnya tetap bermusuhan.“Kenapa aku malah berharap dan terus menunggunya? Mike sialan itu tidak akan pernah menelepon apalagi memberikan kabar padaku tentang Barbie palsu,” gumamnya seraya meneguk sebagian dari isi dalam gelas dari atas meja bar.Di rumah sakit, Mike terus menunggu di sana, hingga hampir pagi dia berada di rumah sakit akan tetapi kondisi Yuvelina masih sama seperti saat setelah mendapatkan penanganan. Masa kritisnya belum berakhir. Mike duduk di kursi ruang tunggu, dia tidak ingin meninggalkan rumah sakit.Di kediaman Geo, Barbie sudah terjaga. Dia menatap layar pada ponselnya, waktu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Geo sudah tidak ada di sana sejak Barbie terjaga. Entah ke mana perginya, Barbie sama sekali tidak tahu, dan
Mike terus memikirkan keadaan Yuvrelina karena Yuvrelina masih berada di dalam ruangan iccu, kondisinya belum stabil. Melihat Barbie keluar dari dalam kediaman, Mike tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Mike segera pergi tidak lama setelah Barbie meninggalkan rumah. Mike menuju ke rumah sakit untuk melihat kondisi Yuvrelina sementara Barbie pergi ke perusahaan Geo untuk bertemu dengan Geo. Barbie tidak membuat janji temu, Barbie merasa sangat tidak tenang. Dia bahkan tidak bisa memejamkan kedua matanya lantaran terus teringat dengan mimpi buruk serta kejadian-kejadian yang tidak masuk akal baginya. Geo baru selesai meeting, dia mendapatkan telepon dari sekretarisnya tentang kedatangan Barbie di perusahaan. “Iya? Kenapa kamu menelepon, perusahaan sudah selesai dan karyawan sudah waktunya pulang ke rumah,” tanya Geo pada sekretarisnya. “Tuan Presdir, saya hanya menyampaikan pesan dari Mrs. Barbie, beliau menunggu Anda di rua
“Ini adalah keputusan Tuan Mike, kami di sini hanya menjalankan tugas,” ujar pengacara tersebut pada Barbie. “Aku tidak akan pernah mau menandatanganinya! Kalian sudah gila! Aku ingin bertemu dengan Mike! Aku ingin mendengar semuanya langsung dari mulut Mike!” ujar Barbie dengan penuh amarah. Barbie berkacak pinggang sambil mengusap wajahnya beberapa kali di hadapan pengacara dan asisten Mike. “Tuan tidak akan menemui Anda lagi, maafkan kami. Kami di sini tidak memiliki wewenang untuk mengajukan protes sama sekali. Semua keputusan ini sudah mutlak dan harus disetujui oleh Anda,” ujar asisten Mike pada Barbie. Barbie terduduk lesu di lantai, tak lama setelah itu orang dari kediaman Mike datang dan membawa semua barang-barang milik Barbie. Barbie menatap koper yang kini dibawa oleh beberapa orang. “Kami akan mengantarkan Nyonya pulang ke kediaman Bibi Tuan Mike,” ujar salah seorang dari mereka. Barbie menggelengkan kepalanya. “Tidak mu
“Kamu lakukan saja semua jadwalmu seperti biasa, aku tutup dulu teleponnya,” pamit Geo pada Barbie. “Ya, hati-hati, Gee,” pesan Barbie pada Geo. Geo masih di dalam toko, dan tak lama setelah itu dia segera mengurus pisau yang masih tergeletak di lantai. Geo mencari wadah plastik lalu membungkus benda itu dan menyembunyikannya di balik jas yang dia kenakan. Selama orang-orang yang dia perintahkan untuk datang belum tiba di sana, Geo mencari peralatan dari ruang belakang untuk membersihkan darah di sana. Sekitar dua puluh menit kemudian Nyonya Kean tiba, dia masuk ke dalam toko dan melihat beberapa orang sedang membersihkan lantai toko. “Tuan Ge?” tegurnya pada Geo. “Maaf Madam, aku membuat lantai kotor, jadi aku meminta pekerjaanku untuk membersihkannya,” ujar Geo dengan sopan. “Yuvre, apa kamu sudah bertemu dengannya? Seharusnya kamu mengatakan yang sebenarnya bahwa kamulah yang sudah membiayai semuanya selama ini, kamu sud
Mike turun dari dalam mobilnya, tentunya dia tidak mau kalau Geo Worland mendahului dirinya masuk ke dalam. Pikirnya Geo bersedia mengalah, tak lama setelah itu Geo pun juga turun dari dalam mobilnya bahkan dia mendorong Mike menjauh dari pintu, akhirnya dua pria itu saling dorong satu sama lain.“Minggir kamu!” bentak Mike pada Geo.“Kamu yang minggir sialan!” timpal Geo pada Mike.“Akh, sialan kau,” pekik Geo karena kening Geo sampai terbentur pintu kaca toko Nyonya Kean akibat saling dorong. Geo mendadak mengangkat lengan kanannya untuk menghentikan Mike agar mereka tidak saling dorong. Mike pun berhenti dia ikut mencermati apa yang Geo lihat di lantai.“Tunggu, coba lihat? Apa ini .... darah?” ujar Geo sambil membelalakkan kedua matanya ketika melihat bekas jejak sepatu Barbie, ada darah pada bawah sol sepatu milik Barbie dan darah dari sol sepatu Barbie melekat di lantai.Mike melotot dia segera mengulurkan tangannya untuk menyentuhnya lalu menciumnya dan te
Pada keesokan harinya ....Semalaman Barbie sudah memikirkannya, rencananya pagi ini yang pertama adalah menemui Yuvrelina di toko milik Nyonya Kean. Barbie segera membersihkan tubuhnya lalu bersiap-siap. Ketika sedang berdandan di depan cermin, Mike Miland masuk ke dalam kamar. Mike sendiri juga hendak bersiap, Mike juga ingin melihat keadaan Yuvrelina pagi ini.Barbie masih sengaja menyembunyikan semua yang dia ketahui dari Mike tentang keberadaan Yuvrelina, Barbie tahu Mike akan mencari tahu tentang itu dan Barbie tidak ingin ketahuan. Barbie menyunggingkan senyuman ketika Mike melintas di belakang punggungnya. Mike sempat menangkap senyuman pada bibir Barbie. Langkah kaki Mike mendadak terhenti, Mike langsung menghampiri Barbie dan menyentuh kedua bahunya dari belakang punggungnya.“Kamu menyembunyikan sesuatu dariku? Apa rencanamu kali ini? Jangan bilang kamu berencana kabur dari sisiku lagi karena lebih menikmati priamu itu!”“Hahahaha, apa katamu?” tanya Barbi
Puas bermain pada pagi ini, Mike kembali melakukannya. Dan Yuvrelina ingin mengumpat karena terlalu lelah.Beberapa saat setelah Mike berhenti, Yuvrelina sengaja membuka percakapan untuk membahas tentang Anna, putrinya. Sejenak Mike ikut terharu, tiba-tiba hatinya melunak. Akan tetapi hal itu
Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvreli
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu







