LOGIN21++ “Ini-ini surat pernikahan kontrak?” tanya Yuvrelina dengan bibir bergetar. Yuvrelina menundukkan kepalanya, air mata wanita itu mengalir membasahi kedua pipinya. Hanya air mata itu yang bisa melukiskan isi hatinya saat ini. Mike menahan Anna, putri Yuvrelina. “Jangan lupa! Kamu bukan lagi Yuvrelina Marrie! Kamu adalah Barbie Miland, pengganti istriku di kediaman ini!” Seru Mike padanya sebelum Yuvrelina berjalan pergi dari hadapan Mike. Napas Yuvrelina hampir berhenti mendengar ucapan itu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain mematuhi Mike Miland. Yuvrelina Marrie bersedia melakukan operasi plastik untuk menjadi seorang Barbie di sisi Mike Miland! Menjadi pengganti istri Mike yang kabur entah kemana! *** Mike dengan santai meludahkan rokoknya ke lantai lalu langsung menginjak rokok itu menggunakan sol sepatunya. Tangan Mike perlahan naik ke atas, pria itu menyentuh jemari Yuvrelina yang kini masih memegangi tali gaun di belakang tengkuk. Jemari Mike melepaskan genggaman tangan Yuvrelina dari tali tersebut. Yuvrelina menelan ludahnya lantaran gaun tersebut kini meluncur jatuh di bawah kedua kakinya. Bibir Mike menyapa bahu serta punggungnya, perlahan Mike memutar tubuh Yuvrelina hingga berdiri berhadapan dengannya. Tatapan liar dari kedua mata Mike sudah jelas kalau pria itu ingin melakukan semua hal yang layaknya dilakukan oleh suami istri sungguhan.
View MorePesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.
“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie mengukir senyum palsu pada bibirnya, wanita itu ikut memberikan selamat pada Santos. Setelah berbicara beberapa patah kata dengan kedua mempelai, Barbie memilih memisahkah diri dari Mike untuk mencari udara segar. “Pesta yang sangat membosankan! Aku benci sekali situasi ini!” Gumam Barbie seraya menjinjing gaunnya untuk mempercepat langkah kakinya. Wanita itu mengedarkan pandangan matanya ke sekitar, mencari tempat untuk menjauh dari Mike. “Dengan begini pengawal bodoh itu tidak akan bisa menemukanku karena pesta ini begitu ramai! Dan Mike! Pria yang suka mengatur itu, dia juga tidak akan mungkin menghancurkan pesta megah ini hanya untuk mencari keberadaanku! Bagaimana jika aku menggunakan kesempatan ini untuk kabur?” Serunya dengan senyum lebar. Malam itu Barbie meninggalkan Mike Miland. Tidak hanya meninggalkan dari pesta, tapi Barbie meninggalkan kehidupan megah juga ikatan pernikahan antara dirinya dengan Mike. Usai acara pernikahan Santos, Mike mulai sibuk mencari keberadaan istrinya. “Ke mana perginya Barbie! Wanita itu! Bisa-bisanya dia berulah di saat acara penting seperti ini.” Gerutunya sambil berjalan mondar-mandir di luar gedung. Acara sudah selesai dan dia ingin kembali ke kediamannya bersama Barbie. Tapi wanita yang dia cari tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Mike sangat kesal sekali. Selama ini dia memang selalu membatasi semua tindakan Barbie. Itu dia lakukan karena istrinya merupakan tokoh terkenal di depan publik. Barbie memiliki kecantikan yang sangat luar biasa. Mike sangat memanjakannya. Sampai kapanpun dia tidak akan membiarkan wanita itu pergi satu langkahpun dari sisinya. Tapi apa yang dia lakukan demi menjaga Barbie sangat bertolak belakang dengan keinginan istrinya. Barbie pecinta kebebasan. Tentu saja Barbie merasa sangat tertekan dalam ikatan pernikahan tersebut. “Pengawaaaal!” Teriak Mike pada pengawal yang senantiasa mengawal keluarga besarnya. Segerombol orang segera berlari mendekat, siap menerima perintah darinya. “Siap, melaksanakan perintah!” Seru serentak seluruh pengawal di hadapannya tersebut. “Temukan Barbie! Bawa wanita itu ke hadapanku! Sekarang!” Perintahnya dengan suara lantang. Setelah satu jam berlalu, pengawal yang Mike perintahkan untuk menemukan istrinya kembali menghadap dengan tangan kosong! Mike semakin marah, sejak hari itu dia memutuskan untuk secepatnya mencari pengganti istrinya! *** Setelah satu minggu berlalu. Mike mencoba bersikap tenang dan tetap melakukan pekerjaannya sebagai pemilik perkebunan. Hari ini Mike mendatangi rekan bisnisnya. Di sana dia berjalan-jalan di perkebunan. Karena lokasi perkebunan tersebut memiliki jalan yang sulit untuk dilalui, Mike tanpa sengaja tergelincir dan jatuh. “Argghhh!” Mike memekik, pria itu duduk sambil memegangi kaki kanannya yang berdarah. Dari sekian pekerja yang berada di sana. Hanya satu orang wanita yang berani datang menghampirinya. Wanita itu segera membantu Mike. “Tuan! Mari saya bantu.” Wanita itu melepaskan ikat pinggangnya lalu menggunakan kain itu untuk membalut luka pada kaki kanan Mike. Mike terdiam, pria itu mencermati sosok wanita muda yang tengah membalut kakinya tersebut. Bajunya terlihat kusut dan kumal. Dari penampilan itu Mike tahu kalau wanita yang sedang bersamanya saat ini hanyalah seorang buruh kebun. Entah kenapa muncul sebuah ide jahat di dalam benaknya! “Bagaimana kalau aku membawa wanita ini pulang ke kediamanku? Aku harus mencari pengganti Barbie! Aku tidak ingin dicerca di depan publik! Mike yang terkenal kaya raya kehilangan istri tercintanya! Ini adalah mimpi yang sangat buruk bagiku!” Ucapnya dalam hati. “Siapa namamu?” Tanya Mike padanya. “Yuvrelina Marrie.” Sahut wanita itu dengan kepala menunduk. “Bantu aku menuju ke kediaman Tuan-mu.” Perintahnya pada Yuvrelina. Tanpa menunggu perintah dua kali, Yuvrelina segera membantu Mike berdiri lalu memapahnya menuju ke kediaman pemilik kebun tempatnya bekerja tersebut. Yuvrelina tidak tahu kalau pria yang dia bantu adalah Mike Miland. Sosok pria yang akan membawa nasibnya ke dalam kemalangan tak berujung. Sampai di dalam kediaman tuan-nya, Yuvrelina segera berpamitan pada Mike untuk kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda. “Tuan, saya permisi untuk kembali ke kebun.” Mike hanya mengangguk dengan seutas senyum licik. Yuvrelina menelan ludahnya sendiri, entah kenapa sorot mata Mike yang dia lihat saat ini seolah adalah pertanda buruk untuknya! “Mike? Kenapa kakimu?” Seru seorang pria yang baru saja keluar dari dalam kediamannya. “Ah, ini? Aku tadi tergelincir di jalan kebun. Siapa wanita itu?” Tanyanya pada Jon pemilik perkebunan. “Jangan berpura-pura, aku bisa menebak kalau kamu sudah mengetahui namanya.” Jon tertawa sambil membantu Mike duduk di kursi beranda. Jon menuang minuman ke dalam gelas lalu memberikan untuknya. “Yuvrelina Marrie! Kirim dia untuk bekerja di perkebunanku!” Serunya seraya memberikan selembar cek kosong di atas meja. “Kamu tidak pernah berubah! Mike Miland! Hahaha!” Jon menerimanya, lalu mencium cek tersebut. Keesokan harinya, Yuvrelina segera dipanggil oleh Jon untuk menghadap ke kediamannya. “Ada apa Tuan memanggil saya?” Tanya wanita itu sambil meletakkan keranjang di samping. Yuvrelina berdiri membungkuk di depan Jon. “Aku dengar Ibu mertuamu sakit? Ini uang untuk pengobatan Ibu mertuamu.” Jon menyodorkan amplop tebal ke arah Yuvrelina. Memang itulah tujuan Yuvrelina bekerja di perkebunan Jon, demi mendapatkan uang untuk pengobatan ibu mertuanya di rumah sakit. “Terima kasih, Tuan.” Yuvrelina tanpa ragu segera mengulurkan tangannya untuk menerima amplop tersebut, tapi Jon malah menjauhkan kembali tangannya. Yuvrelina kaget sekali. “Aku akan memberikan uang ini, dengan satu syarat!” Bisik Jon sambil menatap ke kiri dan ke kanan. “Apa itu Tuan?” Tanyanya dengan tatapan polos. Jon mengeluarkan kartu nama lalu memberikan amplop tersebut bersama dengan kartu nama itu padanya. “Datanglah ke alamat itu, dia memintaku untuk mempekerjakanmu di kebun miliknya. Uang itu juga berasal darinya. Aku yakin kamu wanita yang tahu membalas budi, Yuvrelina. Dan jika sampai aku mendapatkan laporan bahwa kamu tidak bersedia datang padanya, maka uang itu akan aku ambil kembali. Kamu tidak akan bisa membawa Ibu mertuamu untuk berobat.” Ujar pria itu sambil menyulut rokoknya lalu mengepulkan asapnya ke udara. Yuvrelina mengangguk, “Saya pasti akan datang, Tuan!” Serunya dengan penuh keyakinan. “Bagus! Hahahahaha!” Jon tertawa keras sekali, Yuvrelina segera undur diri dari hadapan tuannya tersebut. Wanita itu kembali menggendong keranjang miliknya di belakang punggungnya lalu berjalan menuju ke perkebunan membaur bersama buruh-buruh kebun yang lain. Amplop beserta kartu nama itu dia simpan di dalam ikat pinggangnya. Pada kertas kecil itu tertera sebuah nama Mike Miland! Sosok manusia dengan hati iblis yang akan membawa petaka ke dalam kehidupannya!Setelah kembali ke Swedia lebih dari dua tahun. Yuvrelina tidak lagi bekerja untuk menggantikan Barbie seperti dahulu. Yuvrelina lebih banyak menghabiskan waktunya di kediaman menemani Mike, Anna dan Ethan. Mike yang dulunya mengawasi perkebunan kembali sibuk seperti sebelum pergi ke Amerika. Mengurus karyawan di perkebunan membuatnya lelah, Mike berjalan ke bawah pohon untuk berteduh sebentar di sela kesibukannya. Dari kejauhan terlihat Jhon sedang berjalan menuju ke arahnya. "Mike!" Panggilnya sambil melambaikan topi fedora dalam genggaman tangannya. Mike menatap ke arah suara sambil menyipitkan kedua matanya. "Jhon? Untuk apa dia mencariku ke sini?" Mike bergumam pada dirinya sendiri. Jhon berjalan mendekat lalu menyapanya seperti biasa. "Hai! Apa kabar? Lama sekali tidak bertemu denganmu, em, bagaimana kabar wanita itu? Iblis sepertimu apa masih mempertahankan wanita simpanan itu?"
Pelayan di kediaman Mike di dapur mendengar suara berisik dari arah depan, mereka segera pergi untuk melihat. Ketika tiba di sana mereka melihat Yuvrelina sudah tidak sadarkan diri. Mereka segera menghubungi Mike untuk melaporkan kejadian tersebut. Mike masih dalam perjalanan menuju ke perusahaan, mendapatkan laporan bahwa Yuvrelina terluka dia pun terpaksa kembali menuju ke rumah. “Sebenarnya apa yang terjadi di rumah? Kenapa Yuvrelina bisa terluka hingga tidak sadarkan diri,” gumam Mike pada dirinya sendiri. Setibanya di rumah Mike segera mengumpulkan penjaga yang bertugas hari itu. "Siapa yang bertugas pagi ini?" Tanyanya pada beberapa penjaga yang sudah berkumpul untuk menerima perintah dari Mike. "Saya dan Niko, Tuan," jawab salah satu dari penjaga tersebut. "Apa kalian sudah memeriksa cctv? Siapa yang bisa keluar-masuk dengan begitu bebas di kediaman ini?" Tanya Mike dengan tegas. Semburat kemarahan terlukis jelas di
Ketika kembali menjejakkan kakinya di Swedia, Barbie memiliki keinginan untuk tinggal di sisi Geo Worland. Baru turun dari pesawat Barbie segera menyatakan pada Geo. Keduanya sedang berjalan di bandara untuk mengambil mobil. Di tengah jalan Barbie memegang lengan Geo, menggenggamnya dengan erat.“Ge, aku ingin tinggal bersamamu,” ucap Barbie dengan wajah serius.Geo mengulangi pertanyaannya seraya mencermati reaksi yang terlihat dari kedua mata Barbie sejenak.“Apa kamu sudah memutuskan untuk berhenti memberikan hatimu pada Mike?” Tanya Geo.Barbie menundukkan kepalanya lalu menggeleng.“Bahkan kamu tetap ingin menjadikanku sebagai alat untuk melarikan diri setelah dia dengan jelas membuangmu,” ujar Geo sambil menghela nafas panjang.“Aku tidak tahu lagi, pikiranku buntu, aku tidak bisa melupakan atau merelakan Mike begitu saja,” ucap Barbie lalu menghela napas sejenak dan kembali melanjutkan kata-katanya, “selain itu aku tetap tidak bisa jauh darimu, aku han
Pada keesokan harinya Barbie dan Geo Worland sudah berkemas, tujuan Geo pergi ke Amerika awalnya hanya untuk memperingatkan tentang kedatangan Barbie pada Mike. Barbie sudah selesai mengemas seluruh pakaian dan barang-barang yang harus dia bawa kembali ke Swedia. Ketika menoleh ke arah Geo Barbie mendapati Geo sedang melamun di dekat jendela.“Ge, kita jadi berangkat sekarang ?” Tegur Barbie pada Geo.Geo menghela napas panjang lalu menoleh dan langsung menyeret kopernya keluar dari dalam ruangan.Beberapa kali Barbie menoleh ke arah Geo, sejak tadi dia tidak mendengar Geo mengatakan apa-apa.“Kenapa Geo diam? Tidak seperti biasanya dia seperti ini, apa aku sudah melakukan kesalahan? Apa perkataanku tanpa sengaja sudah melukai perasaannya?” bisik Barbie dalam hati.Sampai keduanya tiba di bandara Geo Worland masih tetap diam dan tidak mengatakan apa-apa.Barbie tidak tahan lagi dan ketika Geo duduk di kursi dalam pesawat barulah Barbie mengajukan pertanyaan p
Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvreli
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.