"Apa kamu tidak mau menikah denganku, Bintang?"Bintang terdiam, kalimat itu terus terngiang di kepalanya, menuntut sebuah kepastian yang akan mengubah seluruh hidupnya.Bintang menatap lurus ke dalam manik mata elang Angkasa dengan lekat, rasa ragu di hati Bintang menguap begitu saja, digantikan oleh rasa percaya yang teramat besar.Bintang tahu, hanya pria dominan di hadapannya inilah yang mampu meruntuhkan dinding penderitaannya sekaligus menghancurkan Rendi, pria yang selama ini menyakitinya. "Aku mau, Mas," bisik Bintang, suaranya bergetar namun terdengar sangat mantap. "Aku mau menikah denganmu."Mendengar jawaban itu, sudut bibir Angkasa terangkat membentuk senyuman tipis yang menawan. Dia mempererat pelukannya, membawa tubuh Bintang semakin menempel pada dada bidangnya sebelum kembali bersuara dengan nada baritonnya yang penuh wibawa."Jawaban yang cerdas, Sayang," puji Angkasa lembut, menyapukan jarinya di sela-sela rambut Bintang."Jerry akan mengurus pendaftaran pernik
Terakhir Diperbarui : 2026-06-01 Baca selengkapnya