"Hei, gadis manis! Kenapa kau bersama pria kurus itu? Bergabunglah dengan kami, kami punya lebih banyak koin emas dan kehangatan daripada yang bisa diberikan oleh jubah bulu nya," teriak pria itu sambil tertawa kasar bersama teman-temannya. Langkah Killian seketika terhenti. Atmosfer di sekitar mereka mendadak membeku. Udara yang tadinya hangat karena musim semi, kini terasa seperti musim dingin yang paling ekstrem. Nara bisa merasakan tangan Killian yang menggenggamnya berubah menjadi sangat dingin dan keras. "Killian, jangan. Abaikan saja mereka," bisik Nara, mencoba menenangkan suaminya. Ia tahu jika Killian marah, kota ini bisa berubah menjadi kuburan dalam hitungan detik. Killian tidak menjawab. Ia perlahan melepaskan tangan Nara dan berbalik menghadap kelompok pria tersebut. Meskipun ia mengenakan penyamaran, aura predator yang terpancar dari tubuhnya tidak bisa disembunyikan. "Ulangi apa yang kau katakan tadi," suara Killian terdengar sangat rendah, hampir seperti gerama
続きを読む