Harap like dan follow akun ini sebelum lanjut membaca -------- Keheningan pagi di kamar utama kediaman Duke Valerius terasa jauh lebih berat setelah pengakuan jujur dan permintaan maaf Killian. Nara masih berada dalam dekapan pria itu, wajahnya terbenam di dada bidang Killian yang terasa hangat dan kokoh. Aroma maskulin yang bercampur dengan sisa-sisa wangi Mana yang menenangkan membuat Nara merasa seolah seluruh dunianya sedang berputar. Ia tahu, di balik gengsi yang ia bangun setinggi langit, ada bagian dari dirinya yang mulai goyah. Killian perlahan melepaskan pelukannya, namun ia tidak menjauh. Tangan besarnya justru bergerak untuk merapikan helai rambut Nara yang berantakan, menyelipkannya di belakang telinga dengan gerakan yang sangat lembut. Tatapannya yang ungu tajam kini melunak, menatap Nara dengan binar yang sulit diartikan—campuran antara kasih sayang, rasa bersalah, dan tentu saja, sedikit kenakalan yang tak pernah hilang. "Kau melamun lagi, Istriku," bisik Killian,
続きを読む