Laura menatap jam yang melingkar di pergelangan tangannya, kemudian mendesah untuk yang kesekian kalinya dalam beberapa jam terakhir. Sudah hampir empat jam ia berada di sini, namun sang pemilik apartemen tidak juga muncul. Rasanya Laura ingin segera pergi dari tempat ini, tetapi sudah ada pengawal yang berjaga di luar. Sudah beberapa kali Laura mengatakan bahwa ia ingin pulang, namun tidak diizinkan. Hal itu membuat Laura merasa bosan dan jenuh. Perempuan cantik itu berdiri, kemudian menghampiri kaca transparan yang menghadap langsung pada ratusan lampu yang menerangi malam di antara gedung-gedung yang berada di sekitarnya. Laura menghela napas dengan sebal. Setelah termenung selama sepuluh menit menatap langit malam, ia kembali ke sofa kulit yang tadi sempat didudukinya. Memainkan ponselnya dan melihat-lihat media sosial miliknya, Laura kembali merasa jenuh. Kantuk datang begitu saja, membuatnya menguap dan memilih untuk merebahkan tubuh di atas sofa. Tatapannya meneraw
Read more