Archie langsung ciut melihat tatapan Gladys. Namun, karena malu sekaligus marah, dia mengangkat mainan itu, lalu membantingnya keras ke tanah hingga hancur berkeping-keping."Memangnya kenapa? Apa pun yang kuinginkan pasti bisa kudapatkan! Kalau dia nggak mau kasih ke aku, jangan harap dia juga bisa memainkannya!"Anak gendut itu bersikap begitu congkak. Usianya memang sama dengan Keisha, tetapi karena tubuhnya gemuk, dia tampak lebih besar hampir dua kali lipat.Ingrid tidak sempat melihat jelas wajah gadis kecil yang berada dalam pelukan Zohar. Namun, diam-diam dia merasakan firasat buruk.Dia segera menghampiri dan menarik Archie, lalu memandang Zohar. "Maaf, Pak Zohar. Adikku masih kecil dan belum mengerti. Tolong jangan dimasukkan ke hati. Anak itu cucu Bapak ya? Aku bersedia minta maaf."Sebenarnya dia sangat enggan. Namun, tak ada pilihan. Itu adalah cucu Zohar! Menyinggung Zohar sama sekali tidak menguntungkan baginya!Dia masih ingin berguru, masih ingin masuk Akademi Pengobat
Read more