Pokoknya, masalah ini harus segera ditangani.Namun, Gladys adalah pemilik Prosper. Tanpa persetujuan Gladys, masalah ini tidak akan bisa diselesaikan.Gladys berhenti dan berbalik, lalu tersenyum kepada Zayyan.Wajahnya memang sangat cantik. Bentuk wajahnya yang kecil dan oval memiliki fitur wajah yang tegas dan menawan. Namun, begitu tersenyum, lesung pipinya yang manis seolah dilumuri madu, membuat kesan dinginnya sedikit melunak.Sampai-sampai Zayyan sempat terpana.Detik berikutnya, Gladys berkata, "Kalau begitu, lain kali sebaiknya kamu periksa matamu baik-baik. Jangan sampai buta memilih investasi lagi. Anggap saja uang yang kamu keluarkan ini sebagai biaya belajar. Lumayan sepadan, 'kan?"Ucapan Gladys benar-benar menohok, tepat pada masalah yang paling membuat Zayyan pusing. Wajah Zayyan seketika menggelap.Namun, Gladys sudah lebih dulu menarik Febby pergi.....Setelah berjalan cukup jauh, Febby baru tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perut. "Semua kena tampar! Mampus m
Read more