Restoran Rendezvous di Lexington Avenue tampak tenang malam itu. Valeria datang tepat pukul tujuh. Ia sengaja datang tepat waktu karena ingin menyelesaikan pertemuan ini dengan baik. Dalam perjalanan, ia sudah memutuskan bahwa malam ini ia hanya akan mendengarkan, menjawab seperlunya, lalu pulang.Alex sudah menunggu di meja dekat jendela. Begitu melihat Valeria masuk, ia langsung berdiri menyambutnya. Gerakannya terlihat spontan, seolah ia melakukannya tanpa sempat berpikir terlebih dahulu."Kamu datang," kata Alex pelan. Nada suaranya terdengar lega, meski ia berusaha menyembunyikannya. Tatapannya tetap tertuju pada Valeria, seolah masih memastikan bahwa perempuan itu benar-benar datang. "Aku bilang aku akan pertimbangkan," jawab Valeria sambil duduk di kursi seberangnya, meletakkan tasnya di sisi kursi. "Da
Leer más