Namaku Sellen. Aku sudah setahun menikah, tetapi suamiku, Vino, adalah tipe manusia yang sibuk pergi ke berbagai penjuru dunia demi proyek kerjanya.Manisnya masa pengantin baru bahkan belum sempat benar-benar kunikmati, diriku sudah harus menjalani hidup seperti janda yang ditinggal suaminya.Sahabatku, Bella, sudah berkali-kali menasihatiku, “Sellen, kamu tidak bisa terus memanjakan Vino seperti ini. Kehidupan suami istri yang tidak harmonis cepat atau lambat pasti bermasalah. Lihatlah dirimu, baru berusia 25 tahun tetapi sudah seperti perempuan kesepian yang mengurung diri di kamar.”Aku hanya bisa tersenyum pahit.Bukannya Vino tidak mencintaiku. Dia hanya terlalu sibuk. Setiap kali pulang dinas, dia sudah lelah setengah mati dan langsung tertidur begitu menyentuh kasur. Kalaupun ada sedikit kemesraan, semuanya selalu terburu-buru, seolah hanya menyelesaikan kewajiban.Api dalam tubuhku sudah dia nyalakan, tetapi tidak pernah benar-benar dipadamkan.Lama-kelamaan, api itu berubah m
Read more