Keduanya masih saling tatap dengan kaca menjadi pembatas, Queen sama sekali tidak membukakan pintunya untuk Ala karena ia takut Ala akan berbuat nekat jika dirinya membangkang seperti pemilik tubuh ini. "Kamu mengingkari janji, Ala," ujar Queen dingin. Ala menatap gadisnya sendu. Dia terpaksa mengaktifkan chip itu lagi karena ingin mengetahui kenapa Queen berubah, dan ternyata ketakutannya selama ini benar. Queen mengingat semuanya, maka keduanya bisa menjauh. (hanya karangan author). "Kamu juga mengabaikanku, apa kamu pikir aku akan diam saja, Sayang? Apalagi saat dimana aku menuggu kamu bangun, tapi kamu malah mengabaikanku," jawab Ala. Queen ingin sekali memegang wajah sedih Ala, tapi ia harus menahannya. "Ingatan itu sangat menyakitkan Ala, bahkan aku yang dulu sering merasakannya pun masih terasa sakit mengingat kamu melakukan hal keji itu," ujar Queen kembali ke topik awal, toh Ala juga sudah tahu kenapa ia menjauh. "Apa sekarang kamu takut kepadaku, Sayang?" tanya Ala den
Read more