Sejenak, Sultan Panji hanya bisa menatap nanar pada sosok yang tampak rapuh, namun juga dingin dan tak tersentuh di saat bersamaan. Ada kata yang sulit ia ucapkan untuk menggambarkan apa yang ia rasakan untuk sesaat. Ia marah, namun juga ada sedikit tidak berdaya.Di balik kemarahannya, terlintas bayangan masa lalu yang menyayat hatinya. Wanita ini dahulu pernah hampir melahirkan darah dagingnya, seorang calon penerus trah Adiwangsa, jika saja tragedi keracunan itu tidak merenggut janin di rahimnya. Duka dan rasa kehilangan itu sebenarnya juga menggerogoti jiwa Panji, namun gengsi dan keangkuhan takhta selalu memaksa rasa sakit itu tertanam jauh di dasar hatinya.Namun, jeda keterpukulan itu hanya berlangsung beberapa detik. Saat Sultan Panji kembali menguasai dirinya, kehangatan yang sempat beredar di matanya luntur total, berganti menjadi tatapan dingin yang dipenuhi kepahitan mendalam. Ambisi dan dendam lama yang mengendap bertahun-tahun meracuni seluruh pikirannya."Minta dikembal
最終更新日 : 2026-10-09 続きを読む