“Mas, kalau mau keluar, cepat keluar. Jangan menghalangi jalan,” tegur seorang ibu-ibu yang hendak meninggalkan minimarket. Pria berhoodie itu tersentak. Ia buru-buru menoleh ke belakang, seolah baru menyadari bahwa dirinya masih berdiri di ambang pintu. “Maaf, Bu,” ucapnya cepat sembari menggeser tubuh untuk memberi jalan. Sementara itu, Bita masih berdiri mematung selama beberapa detik sebelum akhirnya mengerjapkan mata dan melangkah masuk ke minimarket, berusaha mengabaikan tatapan pria berhoodie itu yang masih tertuju kepadanya. Namun, baru beberapa langkah memasuki minimarket, Bita sudah menabrak seseorang di dekat rak. “Eh, maaf, Mbak,” ucapnya buru-buru. Bita kembali berjalan, kali ini lebih berhati-hati dan fokus. Setidaknya, begitulah niatnya. Sebab ketika sampai di salah satu rak, tangannya justru bergerak mengambil sebungkus obat nyamuk. Bita menatap benda di tangannya sebelum dengan
Read more