Di ruang makan khusus perwira markas besar militer, Jenderal Raymond O'Conner sudah duduk anggun di kepala meja. Wajahnya yang kemarin pucat kini memancarkan aura ketegasan khas seorang perwira tinggi militer, meski senyum hangatnya merekah sempurna saat Evelyn melangkah masuk."Selamat pagi, Kakek... Paman Arthur," sapa Evelyn lembut seraya mengambil tempat duduk."Selamat pagi, cucuku tercinta," balas Jenderal Raymond tulus. "Bagaimana tidurmu semalam? Apakah fasilitas tempat ini menyusahkanmu?""Sangat nyaman, Kakek. Terima kasih," jawab Evelyn.Dante yang duduk di sebelah Kapten Arthur mengunyah potongan buahnya seraya melirik Evelyn. "Hei, Evelyn! Kau belum menyapaku pagi ini! Mana rasa hormatmu pada kakak sepupumu?"Evelyn menatap Dante dengan tatapan datar yang mengundang kekehan. "Selamat pagi, Kak Dante yang sangat terhormat. Apakah napasmu sudah terasa lebih lega sekarang? Sudah bangun dari kekalahan?""Cih, nada bicara
Last Updated : 2026-07-31 Read more