Kamila menyuruh Yasmin membuka pintu, lalu langsung menerobos masuk, tetapi kembali dihentikan di dekat pintu masuk.Yasmin lalu berteriak dengan lantang, "Kamila, jangan seenaknya! Ini rumahku, bukan tempat bagimu untuk bikin onar!""Minggir!"Kamila mendorong Yasmin, menugaskan satu orang untuk menjaga pintu masuk, sementara dia dan pengawalnya yang satu lagi memeriksa kamar tidur, kamar mandi, dapur, bahkan balkon pun juga tidak dilewatkan. Namun, sama sekali tidak ada jejak Adrian.Kamila lalu menyuruh pengawalnya untuk menunggu di luar, kemudian menatap tajam ke arah Yasmin. "Di mana dia?""Siapa?""Adrian! Jangan pura-pura bodoh! Aku tahu, dia baru saja ke sini""Dia nggak datang, jangan bicara sembarangan!""Devina yang memberitahuku! Kalau kamu berani mengatakan sekali lagi kalau dia nggak datang, percaya atau nggak, kamu akan kulempar ke sungai untuk kujadikan makanan ikan!""Nggak percaya!" Yasmin kali ini tidak lagi gentar dan balas menatap Kamila. "Jadi sekarang kamu sudah
Read more