129Jalinan waktu terus bergulir. Siang itu, kelompok pimpinan Mahesa bertolak menuju Guangzhou, dengan menggunakan pesawat PBK. Sepanjang perjalanan itu, tidak ada yang tidur, karena mereka harus fokus mendengarkan pidato Alvaro, Dimas, dan Lazuardi, yang menyampaikannya secara bergantian. Sebab dinamika bisnis dunia keamanan di China berkembang pesat, PB dan PBK mengubah beberapa hal, guna menyelaraskan kinerja sesuai keinginan pasar, dan juga peraturan negara tersebut. PB dan PBK yang sudah lebih dari 10 tahun menancapkan tonggak di Tiongkok, akhirnya berhasil masuk ke jajaran 20 perusahaan jasa keamanan terbaik, versi pebisnis dan pemerintahan setempat.Dukungan penuh 4 klan dan semua rekanan bisnis, menjadikan langkah seluruh anggota PB serta PBK China sebagai salah satu BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) terpandang, di berbagai wilayah seputar Tiongkok. Setibanya di tempat tujuan, Mahesa dan Emryn turun terlebih dahulu. Disusul Alvaro, Yanuar, Mardi, Yoga, Edwin, Andri, Galan
Read more