Sudut Pandang Erin.Kota Lisrona tidak bertanya tentang siapa aku dan masa laluku.Nuyakos mengenalku sebagai pengantin pengganti, istri yang disembunyikan, putri sulung Keluarga Ananta yang tidak pernah tersenyum cukup lebar untuk terlihat menawan. Di Lisrona, aku adalah Erina Kuala, seorang konsultan prosedur pengiriman logistik secara legal dengan sebuah kantor sewaan di atas toko roti, dan seorang dokter yang memanggil nama pilihanku tanpa ragu sedikit pun.Apartemenku menghadap langsung ke arah laut.Apartemen itu kecil, terang, dan sepenuhnya milikku. Aku membeli sebuah teko biru, tiga gaun katun yang muat untuk perutku yang semakin membesar, dan sebuah meja bekas dengan goresan di salah satu kakinya. Setiap pagi, aku membuat teh, membalas email, dan mengingatkan diriku sendiri bahwa kedamaian tidak harus terasa dramatis untuk bisa menjadi nyata.Pada minggu ketiga, perusahaanku sudah memiliki empat klien, dan semuanya adalah perempuan yang cukup kaya untuk menjadi incaran, sekal
Read more