Pagi ini, kesibukan WM Corporation bergulir seperti biasa. Rara baru saja meletakkan tas kerjanya ketika Dina sudah menginvasi mejanya, lengkap dengan secangkir kopi panas dan binar serba ingin tahu di matanya.“Semalam jadi pergi sama Pak Arjuna, Ra?”Jemari Rara yang hendak menyalakan laptop terhenti seketika. “Pagi-pagi udah kepo aja,” gumamnya lirih.“Ih, kan aku mau tahu perkembangan hubungan kamu!” Dina langsung mengambil posisi duduk di tepi meja, mengikis jarak. “Soalnya baru kali ini aku lihat kamu mau diajak kencan. Eh, sekalinya jalan, dapetnya langsung spek Pak Arjuna.” Dina terkekeh menggoda, membuat rona tipis samar-samar terbit di pipi sahabatnya. “Ayo dong, Ra, cerita!”Rara menghela napas panjang, menetralkan desupan halus di dadanya sebelum menyerah. “Iya, semalam jadi pergi.”“Terus? Gimana?” Dina makin mencondongkan tubuhnya, menatap Rara antusias. “Orangnya romantis, nggak?”Rara menyunggingkan senyum tipis, sekadar topeng singkat untuk menyembunyikan kebingungan
Last Updated : 2026-07-24 Read more