"Sean!." Sebuah pekikan melengking memecah keriuhan parkiran Shang High School. Seorang gadis berseragam SMA yang masih rapi melambaikan tangan dari sudut area parkir, lalu melangkah setengah berlari. "Eh... Zhui," sahut Sean. Senyumnya langsung merekah begitu menangkap sosok gadis itu. "Hmm, tega banget, ya, mau ninggalin aku!" gerutu Zhui dengan napas sedikit terengah. Sepasang matanya menyipit jengkel, membuat Sean justru gemas. "Iya, iya, maaf, Zhui." Sean terkekeh pelan. Tangan kanannya terulur, mencubit gemas ujung hidung Zhui yang masih cemberut. "Ayo naik." "Oke, dimaafkan. Tapi awas ya, lain kali kalau beneran ditinggal, aku bakal ngambek seminggu!." ancam Zhui dengan nada tengil yang khas, sebelum akhirnya melompat naik ke boncengan sepeda listrik milik Sean. Namanya Sean Chen. Dia hanyalah seorang siswa biasa di Shang High School, lahir dan tumbuh dari keluarga sederhana di sudut pedesaan Shang. Namun, kemiskinan tidak bisa memenjarakan isi kepalanya. Mimp
آخر تحديث : 2026-06-06 اقرأ المزيد