"Maaf, Bu." Bejo menundukkan kepala. Kalau ini memang salahnya juga. Pekerjaan sangat mengganggu kuliahnya. Padahal harusnya tidak begini. Sayangnya memang yang berkaitan dengan Mila tidak bisa dia biarkan. Namun kedua matanya mencoba untuk benar-benar tebuka, telinga mendengarkan dan otak sebisa mungkin tetap berkonsentrasi mendengarkan apa dosen sampaikan. "Kamu paham, Jo?" "Siap paham, Bu." "Ingat jangan ada revisi! Saya tidak menerima mahasiswa yang tidak berkonsentrasi dalam mengerjakan skripsinya." "Tidak akan terulang lagi, Bu." "Kalau begitu buktikan! Jangan sampai banyak revisi! Saya tidak bisa menjamin kamu sidang tahun ini kalau tidak ada keseriusan, Jo!" sehut Bu Rima, dosen muda yang sangat cerdas menurutnya. " Baik, Bu." Dia segera beranjak dari sana setelah banyak hal yang dibahas. Bejo memejamkan kedua mata seraya bersandar di dinding. Diam Bejo di sana. Pusing juga kepalanya, rasanya pengen rebahan hingga tepukan di lengannya membuatnya membuka m
Read more