"Kamu dimana, Jo?" Bejo menoleh pada Mila yang memandang lagi penuh tanya. Bejo menutup speaker ponselnya dan berbisik lagi di telinga Mila. "Tuan tanya kita dimana. Saya jawab jujur? Terserah Nyonya sih!" "Menurut kamu?" "Tuan biar tau. Jadi nggak gampang kena hasut juga sama Ibunya Nyonya. Selama ini gampang banget kan ngasih uangnya?" Mila menganggukkan kepala dan memberi ibu jari padanya. Bejo mengangguk dan kembali bicara pada Saka. "Sedang di rumah sakit, Tuan. Nyonya membawa ayahnya ke rumah sakit." "Kemana Ibunya?" "Tidak ada di sini, Tuan. Nyonya membawanya hanya dengan saya saja." "Apa ada masalah?" "Tuan bisa tanyakan sendiri pada Nyonya. Mau bicara dengan Nyonya, Tuan?" tanya Bejo kemudian melirik Mila yang sudah jengah duluan. Mila terlihat lelah. Kedua mata sudah layu. Bejo tau, bukan hanya tenaga tetapi juga hati wanita itu sangat lemah saat ini. "Hallo, Mas." "Kamu membawa Ayah ke rumah sakit?" "Iya, Mas. Kamu menyusul aku?" tan
Leer más