Sore ini Yoga berdiri di atas bukit kecil di pinggir desa saat matahari mulai terbenam, sendirian. Angin sore berhembus tenang, membawa bau tanah basah bercampur daun singkong. Dari tempat ini, dia bisa melihat seluruh desa dengan jelas, termasuk gudang pupuk rahasia Suroto yang kini dijaga lebih ketat daripada kemarin-kemarin.“Hmm… Karma Hitam sudah 82,” gumam Yoga pelan sambil mengepalkan tangan.Sekarang, cincin besi hitam di jarinya terasa semakin panas. Setiap hari hasrat dan amarahnya semakin sulit dikendalikan, membuat dirinya merasakan kesakitan karena tidak tersalurkan. Tapi dia juga tahu, untuk mengalahkan Suroto, dia harus tetap taktis. Bukan sekadar garang tanpa ada rencana apapun.Malam ini, dia berencana menyabotase gudang pupuk lagi. Tapi yang pasti, kali ini dengan cara yang lebih cerdas. Dia tidak akan menyerang secara langsung, dia akan menggunakan “Cengkeraman Akar” untuk merusak saluran distribusi pupuk secara diam-diam. Akar-akar tanah akan merusak pipa dan gudan
Last Updated : 2026-07-25 Read more