Dia sudah berganti pakaian, hanya mengenakan celana renang hitam dan tanpa mengenakan baju.Perawakannya bahkan lebih menakjubkan daripada yang bisa kulihat melalui pakaiannya.Dengan bahu lebar, pinggang ramping, otot perut yang terbentuk jelas, serta garis V yang dalam di tepi celana renangnya, dia memancarkan kekuatan dan pesona maskulin.Tetesan air mengalir di kulitnya yang berwarna kecoklatan, membuatnya begitu seksi hingga mustahil untuk mengalihkan pandangan.Aku terbengong sampai dia berbalik dan pandangannya tertuju padaku."Sudah datang?" Suaranya terdengar sangat jelas di kolam renang yang kosong."Pak ... Pak Vincent." Aku mencengkeram kerah jubah mandiku dengan gugup."Lepas jubahmu dan masuklah ke dalam air," katanya singkat, seolah memberikan instruksi yang sangat biasa.Aku ragu sejenak, tetapi tetap melepaskan ikat pinggang jubah mandiku.Saat jubah mandi melorot dari bahuku, memperlihatkan baju renang yang terbuka di bawahnya, aku dengan jelas melihat pupil mata Vinc
Read more