Leon berdiri membelakangi rumah, menatap sedan hitam milik David yang terparkir di halaman. Wajahnya datar, tetapi sorot matanya begitu tajam hingga membuat udara di sekitar terasa menyesakkan.Beberapa langkah di belakangnya, David berdiri tegak dengan kedua tangan di belakang punggung. Wajahnya tenang, sama sekali tidak mencerminkan gejolak yang sedang berusaha ia redam."Ada yang ingin Anda sampaikan, Pak?" tanyanya sopan.Leon menyunggingkan senyum tipis tanpa menoleh."Kau harus lebih berhati-hati, David."David mengernyit tipis."Dalam hal apa, Pak?""Aku tidak ingin media... atau siapa pun..." Leon berhenti sejenak sebelum akhirnya menoleh. Tatapannya menusuk lurus ke mata David. "...mengira kau menyukai istriku."Ucapan itu membuat rahang David mengeras.Namun hanya sesaat.Ia segera memasang kembali ekspresi profesionalnya."Maaf, Pak. Saya tidak mengerti maksud Anda."Leon melangkah mendekat hingga jarak mereka hanya terpaut satu langkah."Kau pria cerdas. Jangan memaksaku m
آخر تحديث : 2026-07-21 اقرأ المزيد