Malam kembali menyelimuti Hutan Wanasari.Kabut tipis menggantung rendah di antara pepohonan tua, menutupi jalan setapak yang hanya diterangi cahaya rembulan. Sesekali suara burung hantu terdengar dari kejauhan, disusul desir angin yang menggoyangkan dedaunan hingga menimbulkan bunyi gemerisik panjang.Di tengah keheningan itu, Catra melangkah dengan tenang. Setiap pijakannya ringan, nyaris tanpa suara.Ia sesekali mengamati sekeliling. Matanya terus bergerak dari balik semak, ke dahan-dahan pohon yang menjulang tinggi, hingga ke balik bebatuan besar yang tersebar di sepanjang jalan.Entah mengapa, sejak memasuki kawasan hutan, perasaannya tidak pernah benar-benar tenang.“Aneh…” Ia berhenti sejenak, dan kembali menelisik ke arah lokasi yang dicurigainya ada sesuatu, tetapi saat ia memeriksanya, Catra tidak menemukan siapa-siapa.Namun nalurinya sebagai pendekar justru berteriak sebaliknya.“Aku merasa sedang diawasi.” C
最後更新 : 2026-07-25 閱讀更多