“Kita mau ke mana, Kak?”“Menemui Eric mantan pacarku.”Aku tersenyum lebar dan kuremas bahu Agnes. Dia tampak gugup dan kikuk. Mungkin dia berpikir, kenapa harus mengajaknya kalau mau bertemu dengan mantan pacar.Tetapi Agnes tetap menurut padamu, meski kikuk, dia tampak antusias.“Sayang sekali aku harus melepas Eric, sebenarnya dia sangat populer dan tampan.” Aku coba memancingnya. Aku ingin tau apakah dia memiliki getaran yang sama denganku atau tidak.Tapi jawabannya adalah tidak, tatapannya masih sangat polos, tidak ada kelicikan.“Ah, untuk apa populer dan tampan kalau tidak bisa cocok. Menurutku, sepasang kekasih itu harus cocok dalam segala hal.”Dia pintar sekali. Aku tidak cocok dengan Eric, karena dia miskin dan selalu memanfaatkanku. Sedangkan aku sangat tulus, dan selalu memberi effort. Eric memang tidak cocok denganku, cocoknya memang dengan wanita gatal yang tidak tau diri sepertimu, Agnes.“Kau akan senang melihatnya nanti,” ucapku padanya. “Tidak Kakak, aku tidak te
Last Updated : 2026-08-18 Read more