Broto meraih ponselnya dan menghubungi seseorang.[Kerjakan malam ini, lakukan dengan bersih.] Broto mengakhiri panggilan.“Aris, boleh aku memanggilmu begitu? Menurutku, Miranda bawa ke rumahmu. Itu tempat di mana dia merasa bahagia, mungkin ada sedikit luka, tapi tidak sampai histeris,” usul Broto.“Tak apa, aku justru segan jika disapa dengan sebutan Tuan, karena Anda jauh lebih tua. Miranda memang kami bawa pulang, ada istriku yang bisa menjaganya,” sahut Aris.“Aku memanggilmu Tuan, karena menghargai bahwa kau adalah satu-satunya keluarga sekaligus perwakilan orang tua bagi Miranda. Pasalnya, keluargamu yang lain juga berada di luar negeri dan kalian tidak akrab,” tandas Broto.“Jadwal sidang masih lama, aku akan mengatur agar kasus Davian sedikit diperlambat, semoga Rolan tidak menyadari,” lontar Baskoro penuh harap.Malam tiba, suasana di lapas titipan tampak sunyi. Hanya beberapa penjaga yang sesekali patroli, Davian belum terlelap dan masih meringkuk di sudut.Tidur di lantai
Dernière mise à jour : 2026-08-10 Read More