Rina tahu, Bu Dita dan semua orang itu tidak bersalah. Mereka hanya mendengar cerita dari Dimas dan mungkin juga dari Ibu Dimas sendiri, sehingga mereka menganggap Sari sebagai malaikat yang menolong Dimas, dan kepergiannya adalah langkah maju yang mulia. Tidak ada satu pun yang tahu bahwa di balik semua pujian itu, ada pengkhianatan, ada rasa jijik, dan ada hubungan rahasia yang bahkan sudah dilangsungkan secara agama. Rina berhenti sejenak di tempatnya, menunduk dan memegang erat tumpukan kain di tangannya. Ia tidak ingin mematahkan keyakinan mereka, tidak ingin membuat keributan, dan tidak ingin menjadi orang yang dianggap merusak nama baik suaminya. Ia hanya tersenyum tipis, lalu melanjutkan langkahnya pulang ke rumah, seolah tidak mendengar apa pun. Di dalam hati Rina, ia berdoa agar suatu hari nanti, kebenaran akan terungkap dengan sendirinya. Ia tahu bahwa waktu akan membuktikan siapa yang benar dan siapa yang salah. Sementara itu, Rina tidak akan membuang energinya untuk m
Read more