"Mmph... Rangga, sentuhanmu ini... benar-benar membuat seluruh amarahku hilang," desah Princess Eleanor lirih, kedua tangannya mencengkeram erat bahu Rangga di dalam kabana pribadi yang hangat."Sebut namaku, Eleanor," pangkas Rangga semakin menekan tubuh tegapnya, memberikan ketegasan yang membakar seluruh kesadaran sang putri bangsawan. "Katakan padaku, siapa pemilik atas jiwa dan ragamu sekarang?""Kau... Kau adalah pemilikku, Rangga!" rintih Eleanor melengking halus, air mata kebahagiaan menetes dari sudut matanya saat pendar energi keabadian murni dari tubuh Rangga meresap hangat ke dalam tiap lekuk kewanitaannya. "Seluruh keangkuhan bangsawan yang kumiliki... semuanya sudah lenyap!""Bagus, Eleanor," kekeh Rangga puas sambil merengkuh pinggang kencang sang putri, melumat bibirnya yang basah sambil terus memacu keintiman mereka di bawah naungan terik matahari siang yang menembus tirai tipis kabana.Desiran angin pantai yang berhembus lembut membawa aroma khas kelapa dan lautan,
อ่านเพิ่มเติม