"Mas Adrian, tolong belikan buah mangga yang agak asam di pasar buah dekat persimpangan jalan," pinta Alina bersemangat.Alina mendudukkan dirinya di tepi ranjang kamar tidur utama, merapikan gaun longgar berwarna merah muda yang dikenakannya. Adrian yang sedang mengancingkan kemeja putihnya langsung menghentikan gerakan jemarinya, lalu memutar tubuh menghadap Alina dengan dahi berkerut heran."Mangga asam, Sayang?" tanya Adrian ragu. "Bukannya kata dokter kemarin kamu belum boleh makan buah yang terlalu asam?""Aku sangat mengidam mangga itu pagi ini, Mas," pangkas Alina memegangi perut ratanya seraya memandangi Adrian penuh harap. "Sedikit saja, Mas, please..."Adrian mengembuskan napas panjang, lalu melangkah mendekati Alina. Pria itu berlutut di depan istrinya, mengusap kedua lutut Alina dengan lembut seraya menyunggingkan senyum pasrah."Baiklah, aku belikan sekarang," pangkas Adrian mengalah. "Tapi janjikan padaku, hanya boleh makan beberapa potong kecil?""Janji, Mas!" jawab Al
Last Updated : 2026-08-01 Read more