Waktu berjalan begitu cepat. Tidak terasa tiga bulan telah berlalu. Kesibukan proyek tambang membuat Pak Aminuddin semakin jarang berada di rumah. Hampir setiap minggu ia pergi bersama Riffat untuk meninjau lokasi, menghadiri rapat dengan kontraktor, atau bertemu calon investor.Riffat juga makin sering datang ke rumah membawa tumpukan dokumen dan peta lokasi tambang. Ia selalu menjelaskan perkembangan proyek dengan rinci hingga membuat Pak Aminuddin semakin yakin telah memilih rekan bisnis yang tepat.Dari luar, semuanya tampak berjalan sempurna.Di tengah kesibukan itu, sekolah juga memasuki masa pengumuman kelulusan. Sejak pagi, aula sekolah sudah dipenuhi oleh para siswa dan orang tua. Seperti biasa Tia hanya datang sendiri. Di luar dugaan, Clara dan Desy yang biasa didampingi oleh ayah masing-masing, juga datang sendiri. Ayah mereka tidak bisa datang karena sedang berada di luar negeri. Mereka bertiga pun akhirnya duduk berbarengan. "Ya ampun, sesek banget gue," keluh Tia. Pagi
Última actualización : 2026-07-15 Leer más