|| Slade || Aku menatapnya seolah-olah ini adalah pertama kalinya aku melihatnya, persis seperti saat dia pertama kali masuk ke kantorku. Apakah aku sedang bermimpi? Kehadirannya terasa seperti guncangan fisik, membanjiri semua indraku, seperti terbenam dalam air es dan api sekaligus. Rachel masih hidup. Rachel-ku. Cinta yang begitu kuat yang kukira telah terkubur enam kaki di bawah tanah. “Tuan Pierce,” katanya, dengan cara yang selalu dilakukannya saat kami berada di hadapan orang lain — profesional, tanpa emosi. “Rachel… kau… kau masih hidup.” Dia tersenyum. “Ya, aku masih hidup. Kudengar orang-orang mengira aku tewas dalam kecelakaan pesawat.” “Kita perlu bicara,” desakku, sambil mendekat. “Aku juga baru tahu kalau dulu aku pernah jadi sekretarismu,” katanya dengan santai. “Bukan soal itu. Kamu tahu apa yang aku maksud,” desakku lagi. “Tidak, aku tidak tahu apa yang kamu maksud, Pak.” “Tuan Pierce,” kata Rick Gordon, sambil berjalan ke arah kami. “Dokter Gordon, aku se
Last Updated : 2026-06-25 Read more