Rian tidak sedikit pun gentar. Ia justru menyunggingkan senyum tipis ala Gen Z yang sangat santai, merapikan letak kancing jas mewahnya."Aduh, Tuan Bima ... napasnya diatur dulu dong, nanti tensinya naik lho," goda Rian dengan nada bercanda yang sangat mengejek. "Lagipula, Si Bambang sama saya mah gak takut sama ancaman omong kosong Tuan. Mending Tuan khawatir sama diri Tuan sendiri deh malam ini.""Kamu...!" Bima menggeram marah.Tanpa mau membuang waktu lagi, Bima berbalik arah, berjalan kencang menuju panggung utama ballroom. Ia mengambil mik dari atas mimbar, menyalakan sinyal pada tim teknis di sudut ruangan.TESTING... ONE, TWO, THREE.Suara Bima menggema dari speaker raksasa ruangan, menghentikan seluruh obrolan para tamu. Lampu utama ballroom mendadak diredupkan, menyisakan lampu sorot panggung yang mengarah ke wajah Bima.Seluruh wartawan dan tamu VIP memusatkan perhatian ke panggung utama."Selamat malam kepada seluruh investor, relasi bisnis, dan rekan-rekan media y
Last Updated : 2026-08-14 Read more