**"Selin, hentikan. Aku nggak tahu tujuanmu ke sini buat ngapain, tapi tolong, jangan ganggu kerja istriku! Kalau mau belanja, belanja aja, sana!""Kok kamu nyolot begitu? Aku kan cuma nanya sama Kayla, apa kamu belum pernah cerita tentang cerita kita yang dulu. Nggak ada yang salah sama hal itu, kan?""Cerita apa?"Baik Selin maupun Kaivan sama-sama diam dan memandang kepada Kayla yang terlihat kebingungan. Perempuan muda itu memandang dua orang di hadapannya bergantian, mencoba mencari jawaban tersirat. Tapi tak perlu repot-repot, sebab Selin tidak hanya memberikan jawaban tersirat. Perempuan itu mengatakannya dengan jelas."Cerita kalau dulu aku sama Kaivan pernah deket gitu, lah. Itu waktu masih kuliah, sih. Kayaknya kamu beneran belum tahu, ya?""Selin, aku bilang hentikan! Aku bisa panggil sekuriti kalau kamu terus ngoceh nggak jelas dan bikin ribut!""Yang bikin ribut siapa, Van? Kamu sendiri kan?""Kalian berdua diam. Nggak enak sama Mbak Sazia. Ini tempat umun, tolong!"Baru
Huling Na-update : 2026-09-02 Magbasa pa