**“Mbak Kay! Ngapain kamu di sini?”Kayla reflek menoleh ketika mendengar namanya disebut oleh seseorang.Dan melihat siapa orang yang menyebut namanya itu, seketika ia tertegun.“Ngapain di sini? Lagi ngelamar kerja? Oh iya, sekarang kamu kan udah nggak bisa numpang hidup sama Mas Laskar lagi sih, ya. Jadi terpaksa harus kerja, iya kan?”Kayla mengerling ke sekitar. Tempat itu lumayan ramai, jadi ia tidak menanggapi kata-kata penuh sindiran yang baru saja dialamatkan oleh mantan adik iparnya.“Bener nih, lagi ngelamar kerja?” Anin kembali cekikikan melihat kediaman Kayla. “Ya tapi selain itu, orang kayak kamu ngapain lagi di tempat begini, iya kan? Kalau aku mah biasa, lagi cek koleksi baru di sini.”Gadis itu beranjak dari sofa tempatnya duduk dan melangkah pelan mendekati Kayla. Tangannya menggenggam ponsel keluaran baru, yang harganya sampai puluhan juta rupiah.Ia memandang mantan kakak iparnya dari ujung kepala sampai ujung kaki, penuh penilaian.“Tapi kalau kataku nih, ya. Ora
Last Updated : 2026-07-24 Read more