**Laskar memicingkan mata, mencoba mendapatkan pandangan lebih jelas untuk melihat benda apa yang baru saja dilihatnya.Tak cukup demikian, ia mengulurkan tangan untuk mengambil benda itu. Sepasang matanya membola kala ia kini melihat dengan jelas kartu hitam tipis di tangannya.Ia tidak salah lihat. Dan ia tahu kartu itu asli. Ia bolak-balik sejuta kali pun tetap tak menemukan letak kepalsuan yang bisa ia cela.Laskar lalu berniat memasukkannya ke dalam kantong kemeja.“Jangan!“ cegah Kayla keras. “Jangan ambil itu, itu punyaku!”“Black card?” Laskar mendesis. “Katakan Kayla, kamu curi kartu ini di mana? Kamu jelas nggak tahu ini benda apa, kan?”“Mas, kembalikan! Itu punyaku, jangan diambil!”Kayla berusaha meraih kartu hitam itu dari tangan Laskar, namun mantan suaminya justru sengaja menjauhkan dari jangkauan.“Mas, kembalikan, tolong! Itu punyaku, Mas!”“Kamu pikir aku bego apa? Sampai dunia kiamat pun mana bisa kamu punya benda seperti ini?”“Udahlah Mbak, ngaku aja sebelum kam
Last Updated : 2026-07-15 Read more