"Itu, Mas Raka," ucap Anin malu-malu. "Kita mau pesan terapi relaksasi."Raka sempat terdiam sambil menatap ketiga wanita di dekatnya."Kalian pasti lelah, ya?" tanya Raka. "Atau kalian mau libur?"Wajah Anin dan Rania seketika menunjukkan kekecewaan karena Raka tidak memahami maksud mereka. Mereka sebenarnya hanya ingin dipijat oleh Raka, bukan karena merasa lelah, melainkan karena ingin kembali merasakan sensasi yang mereka rasakan setiap kali mendapatkan pijatan darinya."Ehm... nggak kok, Mas Raka," jawab Anin. "Kita cuma mau dipijat aja.""Oh, ya sudah kalau begitu," jawab Raka sambil tersenyum. "Besok atau lusa aku akan memijat kalian bergantian."Ririn menoleh ke arah Anin dan Rania, lalu mengangguk senang."Mantap... Kita dipijat lagi sama Mas Raka," seru Anin dengan wajah ceria."Iya, nih. Sudah lama nggak merasakan pijatan Mas Raka," sambung Rania malu-malu."Dasar kalian ini," ucap Raka sambil tersenyum dan menggelengkan kepala.Beberapa saat kemudian, Pak Dirga dan Bunda L
Última atualização : 2026-10-03 Ler mais